Aneka Keseruan di Jumbara Ke-VI Kabupaten Grobogan 2019

Jumbara Ke-VI PMI Kabupaten Grobogan 2019 yang diadakan di Jangkungharjo, Brati 14 – 17 Oktober 2019, banyak membawa manfaat bagi para peserta. Tak sedikit kegiatan seru dan mendidik tersaji di sana.

Semua peserta baik dari tingkat Mula, Madya hingga Wira sama-sama berkompetisi. Alih-alih saling menjatuhkan dalam kompetisi, para peserta malah tambah akrab satu sama lain.

Hal tersebut terlihat dari pemaparan Nika, salah satu anak SMK At-Thoat yang menjadi peserta jumbara. Anak XI OTKP A ini begitu antusias ketika mengikuti Konferensi PMR (ngobrol bareng PMR), yang merupakan salah satu kegiatan di acara tahunan PMI Grobogan tersebut.

Keseruan di Konferensi PMR

Ketika kegiatan Konferensi PMR, Nika dan kawan-kawan disuruh membuat konsep olahraga persahabatan bagi PMR Mula (tingkat SD). Konsep tersebut ditujukan bagi 12 kontingen dengan jumlah peserta sebanyak 60 anak. Konsepnya harus selesai beberapa jam dan langsung dilaksanakan dalam waktu setengah hari. Meski sempat kebingungan, namun Nika dan kawan-kawan sukses menyelesaikan tantangan ini.

Hari berikutnya, Nika dan kawan-kawan mendapat tantangan yang sama, namun kali ini untuk PMR Wira (tingkat SMK/SMA). Lagi-lagi Nika dan kawan-kawan sukses menyelesaikan tantangan tersebut, padahal kontingen PMR Wira berjumlah 28, dengan 140 peserta dan pembina.

Meski tak memiliki pengalaman sebelumnya dalam hal mengonsep olahraga, namun Nika dan kawan-kawan mampu mengerjakan tantangan dengan baik. Hal inilah yang membuat Nika begitu berkesan.

Keseruan di Pos Donor Darah

Keseruan sejenis juga dialami oleh peserta jumbara lain dari SMK At-Thoat bernama Sofyan. Anak XI TBSM B ini begitu terkesan ketika melakukan kegiatan di hari kedua tentang Wahana Kepalangmerahan.

Sofyan dan tim

Dari sekian banyak permainan di Wahana Kepalangmerahan, kegiatan di pos donor darah begitu menarik Sofyan. Pos donor darah merupakan pos terakhir dalam rangkaian kegiatan tersebut. Di pos ini, Sofyan dan tim diminta berjalan di atas bambu dan membawa bambu berukuran 2 meter.

Sofyan dan tim diharuskan berjalan sambil mencari kepingan kertas yang berisi materi donor darah. Setelah semua kertas terkumpul, Sofyan dan tim diminta membedakan mana yang syarat donor darah dan mana yang termasuk prosedur donor darah.

Sofyan dan tim mencari kepingan kertas materi donor darah

Tantangan di pos ini sempat membuat Sofyan dan tim terjungkal ke belakang. Namun justru hal itulah yang menjadi keseruan tersendiri.